Kehadiran Malaikat Maut (2)

Kita tidak dapat menyaksikan yang terjadi pada simayit pada saat kematiannya walaupun kita dapat melihat gejala-gejalanya. Alloh menceritakan kepada kita tentang keadaan orang yang sedang sekarat. Lalu mengapa ketika nyawa telah sampai di kerongkongan tidak kalian kembalikan, padahal kalian pada saat itu melihat. Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian, tetap kalian tidak dapat melihat. (QS. Al Waqiah : 83-85).

Yang diceritakan dalam ayat di atas adalah roh yang melintasi tenggorokan saat sekarat, dan orang-orang di sekitar yang mati menyaksikan sakaratul maut yang sedang dialaminya itu, namun mereka tidak dapat melihat malaikat yang mencabut rohnya. Alloh subhana wataala juga berfirman, dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hambaNya, dan diutusNya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. (Al-Anam : 61).

Pada ayat lain, Waspadalah ketika roh (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan, dan dikatakan (kepadanya), Siapakah yang dapat menyembuhkannya? dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia), dan bertautlah betis (kiri) dengan betis (kanan). Kepada tuhanmulah pada hari itu kami dihalau. (QS. al Qiyamah : 26-30).

 


Sumber : Ensiklopedia Kiamat, Umar Sulaiman al-Asyqar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *